Minggu, 17 Oktober 2010

Tidak Tahu

Tidak tahu, hanya saja setiap kali mendengar rinai hujan itu menyentuh dan rebah pasrah pada tanah, aku tenang.

Tidak tahu, sekali pun lelah ini tidak berkesudahan menjajah dan menggerus sebagian luangku, aku tidak mau berhenti, aku bertahan.

Tidak tahu, namun manakala duduk di sini sembari mengambil banyak gambar awan dari segala penjuru, aku lepas.

Tidak ada pilihan lain, tidak tahu, hanya kadang aku sering lepas kendali untuk melakukan hal-hal yang aku sendiri tak sadar kenapa pada akhirnya aku lakukan. Menjejali 'jangan sedih' pada jiwa yang sedih, sungguh tidak mudah.

Aku maklum. Kumaklumi. Kukatakan, percayalah, sekali pun tak punya sinar, tetap indah. Percayalah, aku tak pernah gelisah, sadar_sabar. Segala. Takkan terbakar menjadi abu.

Aku tidak mau sendiri. Aku tidak suka sendiri. Dan beruntung ada radio dan music player.

Tidak tahu, perlahan, pasti, mengalir, menusuk melalui celah, Terikat, hingga gila.

Tidak tahu. Aku tidak tahu. Tidak tahu. Hanya saja, aku rindu alter egoku. Aku kesepian. Dan selalu saja, selalu aku yang tersendiri. Asing, bahkan bagi diriku sendiri.

Alhamdulillah, Allah Maha Melihat... :)

2 komentar: